1
Pastikan bahwa Anda me-LIKE Fanpage Madu Penyubur Pasutri untuk mengikuti update tips ataupun info-info terbaru yang menarik untuk Anda ikuti selama PROGRAM HAMIL
Masalah kesuburan ibarat misteri. Untuk mengetahuinya secara pasti, perlu pemeriksaan kedua belah pihak. Berikut adalah beberapa jenis Pemeriksaan kesuburan wanita.
♦ Pemeriksaan fisik, untuk mengetahui bentuk
anatomi organ-organ reproduksi wanita dengan cara perabaan. Misalnya,
payudara, kelenjar tiroid pada leher, serta pemeriksaan fisik vagina
untuk mengetahui organ tersebut dapat berfungsi dengan baik sehingga
proses pembuahan dapat terjadi.
Posted on 11.10 by Cafeonline and filed under
artikel ingin cepat hamil,
kesuburan wanita,
pemeriksaan kesuburan wanita
Pastikan bahwa Anda me-LIKE Fanpage Madu Penyubur Pasutri untuk mengikuti update tips ataupun info-info terbaru yang menarik untuk Anda ikuti selama PROGRAM HAMIL
Masalah kesuburan ibarat misteri. Untuk mengetahuinya secara pasti, perlu pemeriksaan kedua belah pihak. Berikut adalah beberapa jenis Pemeriksaan kesuburan wanita.
♦ Pemeriksaan fisik, untuk mengetahui bentuk
anatomi organ-organ reproduksi wanita dengan cara perabaan. Misalnya,
payudara, kelenjar tiroid pada leher, serta pemeriksaan fisik vagina
untuk mengetahui organ tersebut dapat berfungsi dengan baik sehingga
proses pembuahan dapat terjadi.
♦ Pemeriksaan USG, untuk mengetahui kondisi rahim, saluran telur,
indung telur. Biasanya lewat USG vaginal untuk mengetahui gambaran
rongga panggul. Bila dibutuhkan, pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan
pemeriksaan USG yang lebih teliti sesuai kebutuhan. Misalnya, ketika
ditemukan adanya kista pada indung telur yang mengganggu fungsi indung
telur dan menyebabkan ketidaksuburan pada wanita.
♦ Pemeriksaan
HSG (Hysterosalpingogram), untuk mengetahui kondisi rahim serta tuba
Falopi. Caranya, dengan menyuntikkan cairan tertentu yang kemudian
ditelusuri dengan menggunakan sinar-X. Adanya sumbatan pada tuba Falopi
dapat diketahui dengan pemeriksaan ini. Misalnya, ada sumbatan akibat
kista, polip endometrium, dan tumor fibroid.
♦ Pemeriksaan
hysteroscopy dan laparosocopy, untuk mengetahui adanya endometriosis,
polip, fibroid, jaringan parut panggul, dan penyumbatan pada ujung tuba
Falopi. Caranya, dengan menggunakan tabung panjang yang dimasukkan ke
dalam vagina melalui leher rahim hingga mencapai rahim. Pada pemeriksaan
laparoscopy sebuah teropong kamera akan dimasukkan ke dalam rongga
perut melalui beberapa luka sayatan kecil di perut sebesar 5mm. Adanya
sebuah sumber cahaya serta kamera pada ujung tabung tersebut
memungkinkan dokter melakukan pemeriksaan terhadap seluruh rongga
panggul.
♦ Pemeriksaan khusus, dilakukan pada wanita yang
dicurigai menderita sindroma antifosfolipida, yang biasanya ditandai
dengan terjadinya keguguran berulang. Pada mereka akan dilakukan
pemeriksaan anticardiolipin IgG dan IgM, anti-beta 2 glikoprotein, dan
lupus antikoagulan.
♦ Pemeriksaan darah, dilakukan pada wanita
dengan siklus haid yang tidak teratur, untuk menemukan hormon yang
“hilang” atau tidak terdapat di dalam darahnya, kurang kadarnya, atau
sebaliknya berlebihan. Hormon-hormon yang diperiksa terutama adalah
hormon kesuburan FSH (Follicle Stimulating Hormone), LH (Lutenizing
Hormone), dan estradiol (sejenis hormon estrogen). Selama 22-24 hari
dari waktu siklus haid rata-rata, kadar hormon progesterone dapat
diukur.
Artikel Terkait


1
Response
to ... Jenis-Jenis Pemeriksaan Kesuburan Wanita
-
Rahman ramadhan
mengatakan...
21 Maret 2016 pukul 23.26
1
-
bagus infonya gan !!
Kami produsen madu merk madu daun, memproduksi madu hitam pahit dan madu super, menerima pendaftaran agen untuk produk kami. Dapatkan harga khusus agen.
Kunjungi website kami :
manfaat madu untuk kesehatan
Terimakasih
Madu Daun
